
Para guru dan tenaga kependidikan (GTK) di MTsN 4 Tebo, Kabupaten Tebo, memanfaatkan waktu luang di sela-sela jam mengajar dengan bercocok tanam sayuran di kebun mini lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendukung ketahanan pangan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat Desa Rimbo Mulyo secara umum.

Pada Senin, 20 Oktober, kebun GTK MTsN 4 Tebo menggelar panen perdana untuk komoditas bayam. Panen ini berlangsung meriah dan penuh semangat, dipimpin oleh Ibu Yasmi, Guru Bimbingan Konseling (BK), bersama Bapak Mundani, Guru Bahasa Arab. Selain bayam, kebun mini ini juga telah berhasil menanam berbagai jenis sayuran lain seperti terong, sawi, cabai, dan kangkung.

Keberhasilan panen perdana bayam ini menjadi motivasi tersendiri bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk terus mengembangkan kebun mereka. Ibu Yasmi menyampaikan rasa syukur atas hasil panen tersebut. "Kami sangat senang dengan hasil panen bayam perdana ini. Ini membuktikan bahwa lahan di madrasah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif dan produktif. Selain mengisi waktu luang, kegiatan ini juga memberikan edukasi langsung kepada siswa tentang pentingnya ketahanan pangan dan budidaya sayuran," ujar Ibu Yasmi saat panen berlangsung.

Bapak Mundani menambahkan, kegiatan berkebun ini tidak hanya bermanfaat untuk menghasilkan sayuran, tetapi juga mempererat kebersamaan antar guru. Selain itu, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar. Hasil panen direncanakan akan digunakan untuk kebutuhan dapur madrasah dan sebagian akan dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Diharapkan, kebun GTK MTsN 4 Tebo dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam pengembangan pertanian mandiri dan edukatif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sejak dini di lingkungan pendidikan. (istimami)
|
101x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...