
Rimbo Mulyo, sabtu 2 Mei 2026, Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat pagi ini. Ada yang istimewa dalam pelaksanaan tahun ini, di mana seluruh jajaran petugas upacara didominasi oleh siswa-siswi Kelas 9, sebagai bentuk dedikasi terakhir mereka sebelum menamatkan masa sekolah di madrasah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Sutikno, memberikan arahan di hadapan ratusan siswa dan guru.
Dalam pidato yang dibacakan, Bapak Sutikno mengingatkan kembali jasa besar Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Beliau menekankan bahwa semangat Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani harus tetap menjadi ruh dalam setiap kegiatan belajar mengajar di madrasah.

Poin utama yang menjadi sorotan dalam pidato tersebut adalah sosialisasi mengenai penerapan *Kurikulum Berbasis Cinta* yang dicanangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
"Pendidikan di madrasah bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses memanusiakan manusia dengan landasan kasih sayang. Kurikulum Berbasis Cinta ini menuntut pendidik untuk membimbing dengan hati, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan jauh dari kekerasan," ujar Bapak Sutikno.

Petugas upacara dari Kelas 9 berhasil menjalankan tugas dengan sangat rapi dan disiplin. Mulai dari pengibar bendera, pemimpin upacara, hingga pembaca teks UUD 1945, semuanya menunjukkan performa yang membanggakan sebagai teladan bagi adik-adik kelas mereka.
Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di lingkungan madrasah, agar terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. (istimami)
|
54x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...